Juni 6, 2020

Hari ini, Ritus Budaya ‘Gunung Padang’

CAMPAKA– Dalam upaya membangun sebuah gerakan sadar budaya dan lingkungan, Lokatmala Institute bekerjasama dengan Departemen ESDM-LH PDI Perjuangan DPD Provinsi Jawa Barat, menggagas sebuah Ritus Budaya 2012. Kegiatan dengan tema ‘Ngamumule Situs Gunung Padang’ (Menjaga, Mencintai, Melestarikan Situs Gunung Padang) ini akan diselenggarakan pada 28 sampai 29 Januari mendatang di lokasi Situs Gunung Padang di Desa Karyamukti, Campaka, Cianjur.

Panitia penyelenggara Eko Wiwid menjelaskan, kegiatan ini merupakan suatu bentuk pengikraran dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya leluhur, sebagai identitas kedaulatan sumber daya alam. “Maka isi kegiatan juga akan dimulai dengan dialog budaya dan lingkungan ‘pbrolan secangkir kopi’ yang akan membahas tentang identitas kedaulatan sumber daya alam dan launcng buku dongeng tentang Gunung Padang.” kata Eko kepada Radar Cianjur. “Selanjutnya acara akan dilanjutkan dengan Ritus Gunung Padang dengan penanaman pohon dan mimbar seni pada tanggal 29 Januari 2012 di Lokasi Situs Gunung Padang, “ ucapnya. Menurutnya, situs Gunung Padang merupakan salah satu situs peninggalan sejarah ribuah tahun silam.

Para ahli sejarah dan ahli benda purbakala diperkirakan situs Gunung Padang dibuat pada zaman megalitikum. “Situs ini membentuk sebuah bangunan sejenis batu andesit dengan berbagai janis ukuran membentuk balok memanjang yang sangat keras dan berat,” paparnya. Selain mendapat dukungan dari berbagai organisasi seperti Relawan PAL (Volunteer Gunung Gede Pangrango), juga Saung Aspirasi Banteng Wulung, Komunitas Seni Baraya Anjang-anjangan, Teater Sangkal, teater Republik Koran, Forum Masyarakat Peduli Situs Megalith Gunung Padang (FMPSM), dan Perceka Art Centre.

Ritus budaya rencananya akan dihadiri juga oleh salah satu anggota DPR RI Komisi VII, Wakil DPRD Provinsi Jawa Barat, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur dan tokoh seniman budayawan dari Cianjur, Bandung, Jogjakarta, dan Jakarta. (des)

sumber: Radar Cianjur, Sabtu 28 januari 2012 /4 Rabiul Awal 1433 H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *