Juni 4, 2020

Kunjungan Turis Mancanegara ke Sanggar Perceka

Turis mancanegara saat berkunjung ke Sanggar Perceka Cianjur

Proses pembinaan seni dan kebudayaan Sunda yang dilakukan oleh Sanggar Seni Perceka secara rutin ternyata dapat menarik wisatawan yang berkunjung ke kota Cianjur. Tak hanya wisatawan lokal saja yang datang ke sanggar untuk melihat kegiatan pembinaan kesenian, namun turis mancanegara juga sangat tertarik untuk melihat dan terlibat dalam kegiatan berkesenian di sanggar Seni Perceka Cianjur.

Dua bulan terakhir ini (Nopember-Desember), Sanggar Seni Perceka Cianjur di Jalan Suroso 58, telah menerima kedatangan beberapa turis mancanegara dari berbagai negara. Turis yang datang tersebut berasal dari Swiss, Denmark, Jerman, Inggris dan turis baru-baru ini yang berkunjung ke sanggar berasal dari Australia. Umumnya mereka tertarik pada aktifitas pembinaan kesenian dan kebudayaan sunda yang diselenggarakan oleh sanggar Perceka secara rutin. Selain melihat keanggunan seni tradisi Sunda, mereka juga dilibatkan dalam kegiatan berkesenian diantaranya ikut belajar menari, bermain gamelan dan bahkan belajar silat khas Cianjur (maenpo) seperti yang dilakukan oleh Sebastian,Turis Asal Jerman.

Wisatawan asing yang berkunjung ke sanggar Seni Perceka tidak hanya berasal dari kalangan turis asing yang bertujuan melancong saja tapi juga untuk belajar dan menghayati nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Sunda, khususnya yang terdapat di cianjur. Kearifan lokal masyarakat Cianjur yang direpresentasikan oleh sanggar Perceka juga menarik minat TransTV untuk meliput kegiatan berkesenian di Cianjur dalam program televisi Belajar Indonesia yang membawa seorang Turis asing asal Australia (Chia) dan telah ditayangkan Beberapa Bulan Lalu.

Chia (Australia) saat shooting Belajar Indonesia Trans TV

Terkagum-kagum
Turis mancanegara yang telah berkunjung dan terlibat dalam proses berkesenian dan merasakan keramahtamahan tradisi Sunda di Cianjur umumnya merasa sangat kagum dan mereka ingin datang ke Cianjur lagi suatu saat nanti. Selain dari kunjungan ke sanggar, mereka juga sangat kagum dan terpesona dengan keelokan alam dan kehidupan masyarakat Cianjur di pedesaan yang otentik. Emma turis asal Australia menyatakan bahwa dirinya pasti datang lagi suatu saat nanti karena telah diterima dengan baik di Sanggar Perceka dan terlibat dalam pembelajaran tari Sunda klasik. Sebastian, turis asal Jerman menyampaikan kesannya bahwa nilai-nilai kearifan lokal dan keramahtamahan khas Sunda yang ditunjukkan oleh sanggar Perceka sangat kental sehingga dirinya merasa betah berada di Cianjur.

Emma (Australia) belajar memainkan Gamelan Degung Sunda
Sebastian (Jerman) belajar beladiri Silat

Turis-turis asing ini sengaja datang ke Cianjur untuk mencari suasana baru dan “lari” dari kehidupan budaya barat yang umumnya merujuk pada sebuah buku panduan wisata “Lonely Planet” yang mengarahkan mereka untuk datang ke Cianjur dalam program Cianjur Adventure.

Media Promosi Cianjur
Kunjungan Turis mancanegara ke kota Cianjur khususnya yang datang dan ikut terlibat dalam kegiatan Sanggar Perceka merupakan sebuah potensi yang sangat baik sebagai media promosi wisata Cianjur di tingkat internasional. Dalam hal ini Perceka secara mandiri melakukan aktivitas pembinaan kesenian rutin untuk melestarikan dan mengembangkan tradisi Sunda di Kabupaten Cianjur. Dari aktivitas rutin ini diharapkan para turis yang berkunjung ke Cianjur dapat melihat dan ikut serta dalam kegiatan kesenian di Sanggar Perceka sehingga mereka dapat merasakan langsung bagaimana keramahtamahan dalam tradisi Sunda di Cianjur. Dari pengalam tersebut dapat menjadi jembatan informasi dan promosi Cianjur ke negaranya kelak dan mendatangkan lebih banyak lagi turis asing ke Cianjur yang tentunya menjadi keuntungan bagi Cianjur dalam hal pariwisata.[iNs]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *