Juni 6, 2020

Ribuan Pengunjung Padati Festival Jangari 2010

12 April 2010

Ribuan pengunjung padati helaran seni yang disuguhkan para seniman dari berbagai daerah di Jawa Barat, yang memeriahkan Festival Jangari 2010 yang digagas sangar seni Perceka, Cianjur.

Pantauan di lokasi,Minggu, ribuan pengunjung dari berbagai daerah baik lokal Cianjur, Bandung, Jakarta dan luar Jabar seperti Denpasar, Jogyakarta dan turis mancanegara memandati kawasan waduk Jangari.

Prosesi festival Jangari, telah digelar sejak pagi hari dengan acara khitanan masal yang diikuti enam puluh anak dari keluarga tidak mampu yang merupakan warga sekitar danau Jangari.

Usai bhakti sosial dilanjutkan dengan arak-arakan Sisingaan ketengah arena pertunjukkan disambung dengan Tari kreasi Kuda Kosong dan Pelung Manggung karya Tatang Setiadi sesepuh sanggar seni Perceka.

Atraksi Kuda Renggong dari Cimalaka Sumedang tampil memeriahkan festival yang ditutup dengan Ritual Ngayak Burayak.

Dimana pada helaran ini, puluhan nelayan membawa ratusan bibit ikan dalam “rancatan” dipimpin seorang dukun yang berdoa di depan para nelayan sambil membawa dupa ketengah waduk.

Wakil Bupati Cianjur Dadang Sufanto, di pinggir danau, secara simbolik mengeluarkan ratusan bibit ikan kecil dalam kantung ke dalam danau yang sebelumnya sudah diberi doa dan mantera oleh sang dukun.

Tatang Setiadi sesepuh Perceka mengatakan, bahwa ritual Ngayak Burayak merupakan inti dari festival Jangari yang berthema “Ngalokat Cai Sangkan Suci, Ngalukat Lemah Malar Waluya” yang bertujuan menjaga kelestarian ekosistem danau dari pencermaran lingkungan.

“Jangari merupakan danau buatan yang cukup besar dan ribuan warga menggantungkan hidupnya. Tapi selama ini semua, hanya mengekploraritas tampa memperdulikan kebersihan,” katanya.

Harapanya dengan adanya ritual Ngayak Burayak, dapat menggugah semua komponen untuk memelihara waduk dari pencemaran.

http://www.iannnews.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *