November 1, 2020

Festival Jangari, Upaya Melestarikan Alam dengan Seni

Rabu, 07/04/2010 – 00:50

CIANJUR, (PRLM).- Festival Jangari yang mengusung tema “Ngalokat Cai Sangkan Suci, Ngaruwat Lemah Malar Waluya” rencananya akan digelar di Danau Jangari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Minggu (11/4). Festival yang digagas Sanggar Perceka pimpinan seniman Tatang Setiadi akan dimeriahkan berbagai kesenian, melibatkan puluhan seniman Cianjur dan beberapa daerah lain di Jabar maupun Indonesia.

Menurut Tatang saat dijumpai di sekretariat Sanggar Perceka di Jln. Suroso no. 58 Cianjur, acara utama pada Festival Jangari itu “Ngalokat Situ Jangari” yang bermakna menjaga keasrian lingkungan, kebersihan air. Sebab waduk Cirata Jangari merupakan bagian dari sungai Citarum dan kini kondisinya sudah tercemar. “Melalui kegiatan ini bisa menjadi imbauan bagi masyarakat agar pencermaran ini jangan sampai melanda Jangari tidak bertambah parah,“ katanya.

Festival nantinya akan dimeriahkan dengan penampilan berbagai kesenian dan puluhan seniman di antaranya sintren Ki Buyut dari Cirebon, baca puisi oleh seniman Acep Zamzam Noor, Etty R.S, Aom Kusman, pelukis Tisna Sandjaya. Kemudian ulama dan seniman K.H. Maman Imanulhaq, I Made Budyana dari Bali termasuk seniman yang biasanya mangkal di Taman Ismail Marzuki Jakarta dipastikan akan hadir.

Selain itu akan ditampilkan pula helaran Kuda Kosong, Kuda Renggong Cimalaka Sumedang, Ngarak Burayak, dan ritual Ngalokat Situ Jangari. Ngarak burayak nantinya menampilkan iringan para nelayan membawa beberapa rancatan berisi ribuan bibit ikan yang akan disebar ke Waduk Cirata Jangari. Sebelumnya diadakan dulu ritual ngarajah yang akan dipimpin sesepuh Mamaos Cianjur Aki Dadan. Kemudian akan dilaksanakan pula kegiatan amal khitanan massal bagi anak-anak warga sekitar danau yang berada di wilayah Kecamatan Mande Cianjur.

Namun demikian Tatang menyayangkan minimnya perhatian beberapa instansi dan aparat Muspika. “Sepertinya dukungan yang diperlihatkan Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Cianjur, tidak diikuti oleh pejabat di bawahnya, padahal pelaksanaan kegiatan ini tinggal beberapa hari lagi,” ungkapnya. (A-116/das)***

http://www.pikiran-rakyat.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *