Juni 4, 2020

Acara Puncak Pasanggiri Tembang Sunda Cianjuran Damas

foto: Agung Gunara

Rangkaian kegiatan Pasanggiri Tembang Sunda Cianjuran Damas ditutup hari Jum’at (25/12) dengan kemasan prosesi komposisi gending-tari dipadukan dengan seni gotong singa dan penampilan seni kacapi Seuweu Perceka. Diawali dengan alunan petikan kacapi dalam lagu-sholawat yang diaransemen secara khas, Seuweu Perceka membawakan empat lagu sebagai pembuka. Irama dinamis gending gamelan membuat emosi penonton semakin terhanyut dalam acara prosesi di Grha Sanusi Unpad Dupati Ukur, seiring dengan irama dinamis tersebut para penari dengan gemulai mempertunjukan suatu kemasan khusus yang dipersembahkan untuk mengusung pemenang utama dalam kegiatan ini.

Pasanggiri yang dilaksanakan dari hari senin (21/12) hingga final pada hari kamis (24/12) telah menghasilkan beberapa juara terpilih dengan berbagai kategori. Kategori utama yang diperlombakan diantaranya kategori Mamaos (Tembang Sunda CIanjuran) dan kategori Sekar Anyar yang diikuti hingga 94 peserta se-Jawa Barat.

Perwakilan Cianjur sendiri terpilih sebagai juara harapan 1 untuk kategori Tembang Sunda Cianjuran Pria. Meski demikian, Cianjur tetap mendapatkan suatu kehormatan dengan diundangnya tim kacapi Seuweu Perceka sebagai pengisi acara dalam acara puncak pasanggiri tersebut.

Dengan tampilnya Seuweu Perceka dalam acara tersebut, sebagai bukti bahwa Cianjur masih mampu menghasilkan generasi kreatif dan inovatif dalam bidang seni tradisi khususnya yang berwaditra kacapi dan tetap mengakar pada nilai-nilai kearifan warisan leluhur Cianjur. **iNs

2 thoughts on “Acara Puncak Pasanggiri Tembang Sunda Cianjuran Damas

  1. Wilujeng ka Tim Seuweu Perceka, Ku para nonoman nu jalembar manah mah Insya Allah nanjeur deui komara seni cianjuran miwah seni budaya Sunda umumna.Prung ah Kang Tatang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *